| Seorang balita tampak memperhatikan ibunya yang masih sibuk di dapur. Tangannya begitu cekatan mempermainkan alat-alat dapur untuk disusun rapi. Sesekali, sang ibu kembali sibuk mengaduk-aduk masakan yang berada tak jauh dari tempatnya berdiri. Sang balita tak tahu persis, sejak kapan bunda tercintanya itu terbangun dari tidur. Yang ia tahu, ketika terbangun, ibunya sudah mondar-mandir di dapur. Padahal, baru tiga jam yang lalu, ia masih ingat betul bagaimana ibunya telah direpotkan dengan ompol dan buang air besar sang adik di TKP, alias tempat tidur. “Mbok Iyem masih di kampung, ya, Ma?” ucap sang balita ke ibunya. Sang ibu hanya menoleh dengan senyum, kemudian mengangguk pelan. |
Senin, 13 Desember 2010
Baca, Resapi, Renungi
Filosopi Perjalanan Hidup Manusia
Sahabat, ada sebuah kisah menarik yang penuh hikmah yang diambil dari filosofi sebuah pensil, simaklah baik - baik mudah2an dapat sebuah pelajaran dalam menjalani hidup ini dan untuk selalu berpegang teguh pada prinsip - prinsip yang baik.
1. Pensil mengingatkan kita kalo sebenarnya kita bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini.
Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kita jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kita dalam hidup ini. Kita menyebutnya "tangan" Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendak-Nya.
2. Dalam proses menulis, kita kadang
URGENT!!! Reply via forum atau komen...
Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh Undangan Pernikahan Mohon doa restu & kehadiran teman2 pada Walimatul Ursy kami : Yasir Arrafat & Ulinnuha Hari/tanggal : Ahad, 19 Desember 2010 Waktu : 09.00 WIB Tempat : Gedung Syari'ah ( Dekat Masjid Mujahidin, Banyuanyar - Solo ) Atau Tasyakuran : Hari : Ahad, 26 Desember 2010 Waktu : 09.00 WIB Tempat : Rumah Makan " PUSPA SARI " ( Depan Hotel Syahid Kusuma - Solo ) Rute : Dari pasar gede > ke Balaikota belok kanan bundaran ada kantor PM (Polisi Militer) Ke kiri lurus > arah Mangkunegaran > Rumah Makan " PUSPA SARI " (Depan Hotel Syahid Kusuma - Solo). Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh original pict | |||||||||||||||||||
| original post: from yasir arafat BKI 03 |
Sabtu, 23 Oktober 2010
Awas!!! Kematian Mendadak...
Sesungguhnya, kematian merupakan hakikat yang menakutkan, akan mendatangi seluruh orang yang hidup. Semuanya tidak kuasa menolaknya, tidak ada seorangpun di sekitarnya yang mampu menahannya. Maut merupakan ketetapan Allah, seandainya ada seseorang selamat dari maut, niscaya manusia yang paling mulia yang akan selamat.
Namun, maut merupakan sunnah-Nya pada seluruh makhluk-Nya. Allah Ta'ala berfirman,
Tiada manusia kekal di dunia ini.
Lari dari Kematian?
Kekuasaan Allah meliputi segala sesuatu. Dia telah menetapkan adanya kematian
Namun, maut merupakan sunnah-Nya pada seluruh makhluk-Nya. Allah Ta'ala berfirman,
إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُم مَّيِّتُونَ
“Sesungguhnya, engkau (Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam) akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula).” (Qs. az-Zumar: 30).Tiada manusia kekal di dunia ini.
وَمَا جَعَلْنَا لِبَشَرٍ مِّن قَبْلِكَ الْخُلْدَ أَفَإِنْ مِّتَّ فَهُمُ الْخَالِدُونَ كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ
“Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu (Muhammad), maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (Qs. al-Anbiya': 34-35).Lari dari Kematian?
Kekuasaan Allah meliputi segala sesuatu. Dia telah menetapkan adanya kematian
Sabtu, 09 Oktober 2010
NIKMATILAH PROSES
(K.H. Abdullah Gymnastiar) Sebenarnya yang harus kita nikmati dalam hidup ini adalah proses. Mengapa? Karena yang bernilai dalam hidup ini ternyata adalah proses dan bukan hasil. Kalau hasil itu ALLOH yang menetapkan, tapi bagi kita punya kewajiban untuk menikmati dua perkara yang dalam aktivitas sehari-hari harus kita jaga, yaitu selalu menjaga setiap niat dari apapun yang kita lakukan dan selalu berusaha menyempurnakan ikhtiar yang dilakukan, selebihnya terserah ALLOH SUBHANAHU WA TA’ALA. Seperti para mujahidin yang berjuang membela bangsa dan agamanya, sebetulnya bukan kemenangan yang terpenting bagi mereka, karena menang-kalah itu akan selalu dipergilirkan kepada siapapun. Tapi yang paling penting baginya adalah bagaimana selama berjuang itu niatnya benar karena ALLOH dan selama berjuang itu akhlaknya juga tetap terjaga. Tidak akan rugi orang yang mampu seperti ini, sebab ketika dapat mengalahkan lawan berarti dapat pahala, kalaupun terbunuh berarti bisa jadi syuhada. Ketika jualan dalam rangka mencari nafkah untuk keluarga, maka masalah yang terpenting bagi kita bukanlah uang dari jualan itu, karena uang itu ada jalurnya, ada rizkinya dari ALLOH dan semua pasti mendapatkannya. Karena kalau kita mengukur kesuksesan itu dari untung yang didapat, maka akan gampang sekali bagi ALLOH untuk memusnahkan untung yang didapat hanya dalam waktu sekejap. Dibuat musibah menimpanya, dikenai bencana, hingga akhirnya semua untung yang dicari berpuluh-puluh tahun bisa sirna seketika. Walhasil yang terpenting dari bisnis dan ikhtiar yang dilakukan adalah |
Kamis, 16 September 2010
Get The Hope!!
Ada 4 lilin yang menyala,
Sedikit demi sedikit habis meleleh.
Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.
Yang pertama berkata:
“Aku adalah Damai
Namun manusia tak mampu
Sedikit demi sedikit habis meleleh.
Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.
Yang pertama berkata:
“Aku adalah Damai
Namun manusia tak mampu
Langganan:
Postingan (Atom)




